
Provinsi Kalimantan Selatan secara administratif terletak di bagian tenggara Pulau Kalimantan dengan ibukota Banjarmasin. Lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar berupa hutan dan banyak dialiri sungai. Sungai-sungai tersebut antara lain Sungai Barito, Sungai Riam Kanan, dan sebagainya.
Daerah Kalsel memiliki beberapa obyek wisata yang menarik, baik bagi turis domestik maupun mancanegara. Obyek tersebut berupa wisata alam yang terdiri dari banyak sungai, hutan, danau, dan pegunungan, serta wisata budaya dan sejarah berupa peninggalan beranekaragam seni dan budaya.
Di provinsi ini terdapat lima unit pemukiman transmigrasi yang terletak di Kabupaten Batola, Balangan, Tanah Bumbu, Banjar dan Kotabaru. Penduduk asli Kalimantan Selatan adalah suku Banjar yang terdiri dari sub suku Maayan, Lawangan dan Bukiat yang mengalami percampuran dengan suku bangsa Melayu, Jawa dan Bugis. Identitas utama yang terlihat adalah bahasa Banjar sebagai media umum. Penduduk pendatang seperti Jawa, Melayu, Madura, dan Bugis sudah lama datang ke Kalimantan Selatan.
Pasar Terapung adalah pasar tradisional yang sudah ada sejak dulu dan merupakan salah satu budaya sungai orang Banjar. Pasar yang unik ini adalah tempat transaksi di atas air dengan menggunakan perahu besar maupun kecil yang berdatangan dari berbagai pelosok. Pasar Terapung hanya berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 05.00-09.00 setiap harinya.
Daerah Kalsel memiliki beberapa obyek wisata yang menarik, baik bagi turis domestik maupun mancanegara. Obyek tersebut berupa wisata alam yang terdiri dari banyak sungai, hutan, danau, dan pegunungan, serta wisata budaya dan sejarah berupa peninggalan beranekaragam seni dan budaya.
Di provinsi ini terdapat lima unit pemukiman transmigrasi yang terletak di Kabupaten Batola, Balangan, Tanah Bumbu, Banjar dan Kotabaru. Penduduk asli Kalimantan Selatan adalah suku Banjar yang terdiri dari sub suku Maayan, Lawangan dan Bukiat yang mengalami percampuran dengan suku bangsa Melayu, Jawa dan Bugis. Identitas utama yang terlihat adalah bahasa Banjar sebagai media umum. Penduduk pendatang seperti Jawa, Melayu, Madura, dan Bugis sudah lama datang ke Kalimantan Selatan.
Pasar Terapung adalah pasar tradisional yang sudah ada sejak dulu dan merupakan salah satu budaya sungai orang Banjar. Pasar yang unik ini adalah tempat transaksi di atas air dengan menggunakan perahu besar maupun kecil yang berdatangan dari berbagai pelosok. Pasar Terapung hanya berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 05.00-09.00 setiap harinya.

Suasana Hiruk Pikuk di Pasar Terapung
Di Provinsi Kalimantan Selatan terdapat kebudayaan yang bisa menjadi daya tarik wisata, seperti Tari (Tari Pedalaman Dayak Bukit, Tari Tradisional Rakyat Japin, Tari Pesisir Gandut), Teater (Mamanda, Wayang Gong, Wayang Orang, Japin Carita), dan Sastra (Madihin dan Balamut). Selain itu, obyek wisata alam di provinsi ini sangat beragam mulai dari pegunungan, danau, sungai, pantai dan laut. Salah satu wisata alam yang cukup menarik adalah Danau Riam Kanan yang merupakan bagian dari Taman Hutan Raya Sultan Adam yang berlokasi di Kecamatan Aranio. Pegunungan Meratus yang indah dan hijau mengelilingi Danau Riam Kanan yang luasnya 8.000 hektar. Pulau Pinus yang terletak di tengah danau merupakan tempat ideal untuk berekreasi keluarga sambil menikmati kedamaian alam.
Transportasi menuju provinsi ini dengan menggunakan jalur udara yaitu melalui Bandara Syamsudinnoor, sedangkan jika menggunakan kapal laut berlabuh di Pelabuhan Banjarmasin.


