Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah terletak dikelilingi oleh provinsi lainnya di Pulau Kalimantan. Provinsi ini hampir seluruh wilayahnya dialiri oleh sungai-sungai besar maupun kecil yang mengalir dari utara hingga ke selatan dan bermuara di Laut Jawa. Sungai-sungai tersebut dapat dilayari sampai ratusan kilometer jauhnya ke arah hulu. Oleh karena itu, angkutan sungai menjadi salah satu sarana transportasi utama.

Pada tahun 1995, dicanangkan proyek pengembangan lahan gambut (PLG) di Kalimantan Tengah untuk pertanian tanaman pangan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Saat ini kembali direncanakan untuk merehabilitasi proyek pengembangan PLG tersebut dalam rangka mewujudkan Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi nasional. Selain rencana tersebut, dari sektor perkebunan terdapat beberapa komoditi unggulan provinsi ini yaitu kelapa sawit, kelapa kopra dan karet serta sektor perikanan tangkap.

Kalimantan Tengah dihuni oleh berbagai suku bangsa, diantaranya Dayak, Jawa, Banjar, Batak, Toraja, sampai Papua dan lain-lain. Suku yang sangat dominan adalah Dayak. Bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari adalah bahasa Dayak Ngaju, Dayak Maayan, Dayak Kapuas, bahasa Jawa, dan bahasa Banjar. Kalimantan Tengah juga terkenal dengan kekayaan budaya “Rumah Betang” sebuah rumah besar yang dihuni beberapa keluarga sekaligus secara turun-temurun, di mana kekerabatan yang sangat erat menjadi unsur dominan berlangsungnya kebudayaan untuk ini.

Rumah Betang

Kalteng juga berpotensi baik dalam bidang pariwisata, terutama wisata alam yang berupa wisata hutan atau cagar alam (Bukit Raya dan kelompok Hutan Monumental) di Kotawaringin Timur, Bukit Sapat Hawung di Barito Utara, Merang di Kota Palangkaraya, suaka alam, darat, dan laut di Kotawaringin Barat, air terjun Malau Besar dan Pauras di Barito Utara, Tangkiling di Palangkaraya, pantai yang indah dan alami di Kotawaringin Barat, serta Ujung Pandaran di Kotawaringin Timur.

Kalimantan Tengah memiliki jalan negara yang menghubungkan keempat provinsi di Pulau Kalimantan juga disebut dengan jalan Trans Kalimantan sepanjang 1.714 km. Terdapat delapan buah pelabuhan laut yang dapat dipergunakan untuk kegiatan lalu lintas penumpang dan barang, antara lain Pelabuhan Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat, Pelabuhan Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Pelabuhan Pulang Pisau di Kabupaten Pulang Pisau. Bandar udara yang ada di provinsi ini seluruhnya berjumlah 9 buah, diantaranya Bandara Tjilik Riwut di kota Palangkaraya dan Bandara Iskandar di Pangkalan Bun.

Diva Tour and Travel Headline Animator