
Provinsi Sulawesi Tengah terletak di antara Provinsi Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, beribukota di Kota Palu. Topografi Sulawesi Tengah merupakan daerah pegunungan dan daratan tinggi serta dataran rendah yang terdapat di lembah dan di daerah pantai.
Penduduknya terdiri dari 12 suku etnis dan masih terdapat beberapa suku terasing yang hidup di daerah pegunungan, seperti suku Da’a di Donggala, suku Wana di Morowali, suku Seasea di Banggai dan suku Daya di Buol Tolitoli. Sejak awal abad ke 19 wilayah ini telah menjadi wilayah tujuan transmigrasi dari berbagai suku dari Bali, Jawa, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang telah berbaur dengan masyarakat Bugis dan Makasar serta etnis lainnya di Indonesia. Secara tradisional, masyarakat Sulawesi Tengah memiliki seperangkat pakaian adat yang dibuat dari kulit kayu ivo (sejenis pohon beringin) yang halus dan tinggi mutunya, dan berbeda disainnya antara pakaian kaum pria dan kaum wanitanya. Selain mempunyai adat dan budaya yang merupakan ciri khas daerah, terdapat pula berbagai hasil kerajinan yang unik terbuat dari kayu hitam (ebony) berupa perlengkapan rumah tangga. Hasil kerajinan lainya berupa anyaman, dan kain tenun Donggala.
Hasil pertanian yang sangat dominan dan sebagai komoditi unggulannya adalah kelapa, kakao, kelapa sawit dan karet, serta dari sektor perikanan adalah perikanan laut, dan budidaya ikan tambak, kolam, sawah, dan keramba.
Obyek alam di Sulawesi Tengah rata-rata masih belum dikelola. Keindahan alamnya berpotensiuntuk dapat dikembangkan sebagai daerah wisata alam, wisata bahari, agrowisata, maupun wisata budaya. Obyek wisata pantai di provinsi ini yaitu Pantai Talise yang terletak di Teluk Palu, terdapat pula Taman Nasional Lore Lindu yang menjadi habitat flora dan fauna endemik Sulawesi, dan di dalamnya terdapat batu peninggalan jaman megalitikum. Terdapat pula peninggalan sejarah berupa makam Raja Mandapar. Perayaan yang berkaitan dengan kebudayaan setempat berupa festival budaya yang setiap tahun diselenggarakan di Danau Poso.
Untuk mencapai wilayah Sulawesi Tengah serta menunjang kelancaran kegiatan perekonomian tersedia prasarana jalan darat yang meliputi jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota, sepuluh pelabuhan laut utama yaitu Pantolan, Toli-toli, Luwuk, Poso, Ampana, Bungku, Leok, Parigi, Ogoamas, dan Salakan serta lima bandar udara yaitu Bubung Luwuk, Kasigincu Palu, Lalos Toli-toli, Pagogul Buol, dan Mutiara Palu.


