Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara beribukota di Kota Kendari, terdiri atas delapan kabupaten, yaitu Kabupaten Buton, Muna, Konawe, Kolaka, Konawe Selatan, Wakatobi, Bombana, Kolaka Utara, dan dua kota yaitu Kota Kendari dan Kota Bau-Bau.

Penduduk asli di provinsi ini terdiri dari 5 jenis suku yang berbeda yaitu, suku Tolaki, suku Morunene, suku Buton, suku Muna dan suku Bajo. Hukum adat masih kuat berlaku mengatur hubungan kehidupan antara masyarakat yang meliputi Hukum Tanah, Hukum Pergaulan Masyarakat, Hukum Perkawinan dan Hukum Waris, dan senantiasa dipatuhi oleh warga masyarakat.

Komoditi unggulannya yang dihasilkan dari sub sektor perkebunan adalah kakao, kelapa, kopi, lada, cengkeh, jambu mete dan sagu. Industri yang berkembang adalah industri pengalengan ikan, industri pengolahan kakao, dan industri minyak goreng. Sumber daya alam yang juga potensial adalah sektor pertambangan seperti aspal, marmer dan biji nikel. Lokasi penyebaran aspal di Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna.

Wisata Bahari di Kawasan Bawah Laut Kepulauan Wakatobi

Obyek dan daya tarik wisata Propinsi Sulawesi Tenggara selain seni budaya dan adat istiadat juga bertumpu pada obyek-obyek dan daya tarik wisata alam khususnya wisata bahari. Taman laut di Kawasan Wakatobi merupakan salah satu taman laut terbaik di dunia. Salah satu atraksi unik yaitu atraksi adu kuda jantan yang memperebutkan kuda betina terdapat di Muna. Atraksi tersebut sudah dikenal dan menarik untuk ditonton wisatawan. Fauna yang unik pula di Sulawesi Tenggara adalah Anoa, hewan sebesar rusa yang hanya terdapat di daerah ini. Seni ukiran perak cukup dikenal disamping ukiran kayu yang dikenal dengan meja gempol. Hasil kerajinan lainnya adalah anyaman rotan. Sedangkan flora sejenis anggrek yang tidak kalah menarik adalah angrek serat, dengan bunga berwarna jingga.

Sulawesi Tenggara dapat dicapai melalui udara dari Jakarta atau Surabaya melalui Bandara Sultan Hasanudin di Makassar dan dilanjutkan melalui transportasi darat. Terdapat lima bandar udara lainnya, yaitu bandara Sugimanuru, Pomala, Wolter Monginsidi, Beto Ambari, dan Tomia Sedangkan melalui laut yang dilayani oleh PT. PELNI, melalui pelabuhan-pelabuhan Sikali, Boepinang, Wanci, Raha, Malegeno, Pomala, Watanako, Kendari, Bau-Bau, dan Kolaka. Sebagai pendukung perkembangan perekonomian daerah ini, tersedia prasarana jalan darat sepanjang 7.264,98 km.

Diva Tour and Travel Headline Animator