
Sulawesi Utara terletak di ujung utara pulau Sulawesi, beribukota di Kota Manado. Provinsi ini terbagi menjadi enam kabupaten dan tiga kota, memiliki penduduk yang terdiri atas berbagai latar belakang etnis maupun agama. Mayoritas penduduk berasal dari suku Minahasa, suku Sangihe Talaud, suku Bolaang Mongondow, suku Gorontalo dan masyarakat keturunan Tionghoa namun terdapat pula suku lain seperti Suku Jawa, Batak, Arab, Maluku, Makasar. Mayoritas penduduknya beragama Kristen dan Katolik. Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah Melayu Manado. Bahasa daerah Manado menyerupai Bahasa Indonesia tetapi mempunyai logat yang khas.
Hasil bumi potensial berupa komoditi tanaman perkebunan adalah kelapa, cengkeh, pala, kopi, kakao dan vanilli, sedangkan komoditi perikanan diperoleh dari perikanan laut dan perikanan darat termasuk perikanan umum, tambak, dan kerambah. Provinsi ini juga memiliki komoditi sekunder yang diunggulkan yaitu dari sektor industri pengolahan yang terdiri atas industri kelapa terpadu, industri minyak goreng kelapa, minyak atsiri, pengolahan kopi, industri makanan dari kacang-kacangan, pengalengan ikan, tepung ikan dan industri ikan beku.
Pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang dimiliki Sulawesi Utara sebagai salah satu sumber daya ekonominya. Potensi wisata di Sulawesi Utara cukup beragam, di antaranya wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya. Keberadaan taman nasional, seperti Taman Nasional Laut Bunaken merupakan salah satu aset wisata alam yang berpotensi menarik para wisatawan di Sulawesi Utara. Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya adalah kolintang. Alat musik ini dibuat dari sejumlah kayu yang berbeda-beda panjangnya sehingga menghasilkan nada-nada yang berbeda. Biasanya untuk memainkan sebuah lagu dibutuhkan sejumlah alat musik kolintang untuk menghasilkan kombinasi suara yang bagus.
Provinsi Sulawesi Utara memiliki prasarana jalan darat yang terdiri dari jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota. Untuk jalur transportasi melalui laut, terdapat tiga pelabuhan laut utama yaitu Pelabuhan Laut Labuhan Uki, Manado, dan Bitung yang juga sekaligus sebagai pelabuhan penyeberangan. Selain itu, provinsi ini juga telah memiliki bandar udara yaitu Bandar Udara Sam Ratulangi yang terletak di Kota Manado.
Hasil bumi potensial berupa komoditi tanaman perkebunan adalah kelapa, cengkeh, pala, kopi, kakao dan vanilli, sedangkan komoditi perikanan diperoleh dari perikanan laut dan perikanan darat termasuk perikanan umum, tambak, dan kerambah. Provinsi ini juga memiliki komoditi sekunder yang diunggulkan yaitu dari sektor industri pengolahan yang terdiri atas industri kelapa terpadu, industri minyak goreng kelapa, minyak atsiri, pengolahan kopi, industri makanan dari kacang-kacangan, pengalengan ikan, tepung ikan dan industri ikan beku.

Taman Nasional Bunaken
Pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang dimiliki Sulawesi Utara sebagai salah satu sumber daya ekonominya. Potensi wisata di Sulawesi Utara cukup beragam, di antaranya wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya. Keberadaan taman nasional, seperti Taman Nasional Laut Bunaken merupakan salah satu aset wisata alam yang berpotensi menarik para wisatawan di Sulawesi Utara. Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya adalah kolintang. Alat musik ini dibuat dari sejumlah kayu yang berbeda-beda panjangnya sehingga menghasilkan nada-nada yang berbeda. Biasanya untuk memainkan sebuah lagu dibutuhkan sejumlah alat musik kolintang untuk menghasilkan kombinasi suara yang bagus.
Provinsi Sulawesi Utara memiliki prasarana jalan darat yang terdiri dari jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota. Untuk jalur transportasi melalui laut, terdapat tiga pelabuhan laut utama yaitu Pelabuhan Laut Labuhan Uki, Manado, dan Bitung yang juga sekaligus sebagai pelabuhan penyeberangan. Selain itu, provinsi ini juga telah memiliki bandar udara yaitu Bandar Udara Sam Ratulangi yang terletak di Kota Manado.


